Suasana Kampoeng Lawas Maspati, kampung wisata heritage di Surabaya
Kampung Wisata Heritage Surabaya

Jelajahi Jejak Sejarah di Kampoeng Lawas Maspati

Berjalan menyusuri gang-gang kampung tua di jantung Kota Surabaya, menyaksikan rumah-rumah bersejarah sejak 1907, dan merasakan langsung kehidupan kampung yang telah melewati zaman Kesultanan Mataram hingga masa kemerdekaan.

1907Omah Tua Didirikan
375+Keluarga Warga Kampung
2026Surabaya Tourism Award
Pengakuan & Penghargaan

Dipercaya Sebagai Kampung Wisata Terbaik

Surabaya Tourism Award 2026 — Most Sustainable Urban Tourism
Desa Wisata Terbaik 2025 & 2024
Kampung Iklim 2024
ADWI 2023 — Top 300 Nasional
Omah Tua, bangunan heritage Kampoeng Lawas Maspati sejak 1907
Sekilas Sejarah

Kampung yang Menyimpan Jejak Perjuangan

Kampoeng Lawas Maspati terletak di Jalan Maspati Gang V dan VI, Kelurahan Bubutan, Surabaya — kawasan yang keberadaannya membentang sejak zaman Keraton Mataram hingga masa pendudukan Belanda. Salah satu bangunan paling ikonik, Omah Tua, dibangun pada tahun 1907 dan dahulu menjadi tempat berkumpulnya pemuda kampung untuk menyusun strategi menjelang Pertempuran 10 November 1945.

Kini, rumah-rumah bersejarah seperti Omah Tua dan Rumah Ongko Loro — bekas sekolah rakyat era kolonial tahun 1913 — dirawat oleh warga dan dihidupkan kembali sebagai ruang budaya, kafe heritage, dan pusat edukasi sejarah bagi pengunjung.

Baca Sejarah Lengkap
Atraksi Unggulan

Apa yang Bisa Anda Nikmati

Dari bangunan heritage, tarian tradisional, hingga permainan masa kecil — setiap sudut kampung punya cerita.

Paket Wisata

Pilih Paket Kunjungan Anda

Harga terjangkau mulai Rp5.000 per orang, cocok untuk kunjungan keluarga, sekolah, maupun rombongan besar.

Paket I

Rp5.000/orang
  • Masuk kawasan kampung wisata
  • Minimal 5 orang
  • Tanpa pemandu
Detail Paket

Paket Spesial

Rp2 Jt/rombongan
  • Paket lengkap tur rombongan
  • Pertunjukan budaya
  • Cocok untuk study tour
Detail Paket

Rencanakan Kunjungan Anda Sekarang

Hubungi pengelola kampung untuk konsultasi jadwal, jumlah rombongan, dan pemandu wisata.